Sabtu, 07 Mei 2011

Perkembangan Teknologi (Pengkondisian Udara (AC))

Dengan semakin perlu ditingkatkannya fungsi bangunan dewasa ini maka banyak gedung-gedung bangunan memakai AC. Di balik sisi positif pemakaian AC yang berfungsi mendinginkan ruangan guna kenyamanan pemakainya, AC dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Baik pencemaran sosial sebagai kebutuhan yang berubah menjadi gaya hidup maupun pencemaran udara akibat masih banyak dipakainya bahan CFC pada AC saat ini,dimana hasil rekayasa manusia ini dapat menimbulkan bahaya pemanasan global dan penipisan lapisan ozon.

Upaya untuk mencegah pencemaran akibat pemakaian CFC pada AC perlu dilakukan,antara lain lewat pengaturan yang sengaja dibuat guna mengatur pemakaian AC tersebut. Hal ini berkaitan dengan hak dan kewajiban setiap orang atas lingkungan hidup yang baik dan sehat serta kewajiban untuk memeliharanya sebagai kesadaran bahwa manusia merupakan subsistem dan ekosistem lingkungan dan untuk itu maka tiap orang berhak dan wajib pula berperan serta dalam pengelolaan lingkungan.

Akibat polusi yang bisa kita lihat,kebanyakan polusi itu disumbang oleh freon biasanya digunakan sebagai zat pendingin untuk AC. Dampak kesehatan dan dampak lingkungan yang terjadi ada pada polusi udara. Udara setiap saat kita butuhkan untuk bernafas/menghirup udara,maka jika udara yang kita hirup berada pada ligkungan AC maka akan menimbulkan dampak yang negative terutama untuk kesehatan kita apabila penggunaan AC terlalu sering di gunakan dalam kehidupan.

Dampak polusi perubahan iklim adalah segala upaya untuk mengurangi dampak asalnya polusi. Freon, misalnya. Senyawa yang bernama lain Chloro Penyebab timbulnya racun CO yang lain adalah AC mobil.Melingkupi pemasangan unit AC, Pengadaan dan instalasi pipa AC (pipa + armaflex + pembalut + kabel +pipa drain), bobok, pengisian gas freon dampak polusi tanah dan air; pengertian dampak kerusakan lingkungan oleh produk tertentu bukan polusi di sekarang adalah kerusakan lapisan ozon oleh freon dan efek rumah kaca .

Jadi dalam perkembangan tekhnologi zaman sekarang khususnya penggunaan AC banyak di pakai/di gunakan dalam berbagai keperluan,seperti misalnya rumah tangga,kantor,mobil,dan lain sebagainya.Para pengguna harus lebih teliti dalam menggunakan AC.Mereka harus memperhatikan dampak dari penggunaan AC tersebut,selain banyak manfaat positive dari penggunaan AC ini juga di sisi lain banyak dampak yang negative.Seperti yang telah di jelaskan di atas dampak positive dan negative dari penggunaan AC.

Ternyata kemajuan tekhnologi tidak semuanya mempunyai dampak positive,oleh karena itu kita harus lebih teliti t’utama dalam memperhatikan kesehatan.

Sumber: Berita Iptek
(http://www.2lisan.com/read/dampak-polusi-freon-ac)

Selasa, 22 Maret 2011

Menelaah Sifat Manusia Berdasarkan Letak Geografisnya

Sifat
Orang Batak dikenal dengan sifat kerasnya karena disana daerahnya panas , cenderung kasar-kasar dan orang Batak terbiasa bersuara keras, karena faktor lingkungan yang membentuknya. Jarak antara rumah yang satu dengan yang lain agak berjauhan sehingga diperlukan berteriak untuk berkomunikasi . Jadi mereka cenderung lebih berani .

Sifat buruk orang batak adalah tak mau peduli dengan orang lain, tak peduli kalau harta bendanya bisa menggangu kenyamanan orang lain, tak peduli kalau disekitarnya ada orang yang benar-benar membutuhkan sesuatu., sementara dia dengan seenaknya menggunakan fasilitas. Banyak juga orang Batak yang memonopoli sifat-sifat buruk yang selalu dikaitkan sebagai hanya milik orang Batak, yang umum disebut TEAL, LATE, dan ELAT. Selain keburukan itu orang Batak juga mempunyai kelebihan disbanding suku-suku yang lain, yang umumnya kuat dan pekerja keras dan pintar nyanyi

Adat Istiadat
Ada 2 (dua) hal yang perlu dicermati mengenai adat Batak, yaitu
1. Adat formal,
Yang biasa dapat dilihat dari pelaksanaan acara adat Batak, mulai dari lahir, besar, menikah, sampai meninggal. Kalau ada anak lahir, datanglah mertuanya “mamboan aek ni unte”, “pasahat ulos parompa”, “paebathon”. Setelah besar, anak laki-laki biasanya “manulangi tulang”, untuk minta izin mau menikah dengan orang lain, biasanya hanya anak laki-laki yang paling sulung.

2. Adat material.
Yang berhubungan dengan adat material adalah sistem nilai yang terkandung di dalam budaya Batak, yang umum ditahui adalah konsep Dalihan Na Tolu, yaitu Somba marhula-hula, Elek Marboru, manat mardongan tubu, kadang-kadang ditambah lagi satu yaitu burju mardongan sahuta. Dalihan na tolu adalah suatu kerangka (framework) yang sangat baik, bagaimana orang Batak berinteraksi dengan lingkungannya, yang kaya dengan sistem nilai yang sangat baik dan dapat bertahan sepanjang zaman. Akar dari sistem nilai dalihan na tolu adalah kerendahan hati (humble). Manat mardongan tubu, juga merupakan satu tatanan interaksi masyarakat Batak kepada keluarga yang semarga yang sangat unik, karena dikatakan manat (hati-hati). Dengan dongan sabutuha, sangat jarang didalam umpama/umpasa yang memberikan kita solusi, untuk mendamaikan orang yang sabutuha kalau terjadi konflik diantara mereka. Kalau marhula-hula, kita masih bisa membawa makanan kepada hula-hula untuk minta maaf. Demikian juga marboru, kita bisa memberikan ulos untuk minta maaf.

Adat formal Batak merupakan laboratorium bagi orang Batak untuk mempraktekkan adat Batak material.

Adat Batak formal sangat dilandasi oleh satu prinsip “dos ni roha sibaen na saut” (konsensus), tetapi adat Batak material adalah suatu kerangka sistem nilai Batak yang membuat budaya Batak lestari.

Hasilnya
Jadi,dalam istilah adat Batak,dia tidak mau terpengaruh dengan aturan adat lain,mereka punya aturan sendiri dalam membimbing aturan lingkungan hidupnya.Kebanyakan dari sifat orang batak tidak banyak di sukai oleh bangsa lain karena orang batak terkenal dengan sifatnya yang keras(tidak mau mengalah).

Penyebarannya
Dalam penyebarannya orang batak tersebar dimana mana dengan berbagai macam kelompok. Batak merupakan salah satu suku bangsa di Indonesia. Nama ini merupakan sebuah terma kolektif untuk mengidentifikasikan beberapa suku bangsa yang bermukim dan berasal dari Tapanuli, Sumatera Utara.
Sebagian besar orang Batak menganut agama Kristen dan sebagian lagi beragama Islam. Tetapi ada pula yang menganut agama Malim (pengikutnya biasa disebut dengan Parmalim0 dan juga penganut kepercayaan animisme (disebut Pelebegu atau Parbegu), walaupun kini jumlah penganut kedua ajaran ini sudah semakin berkurang.

http://sihombing.lumbantoruan.net/?p=31
http://riyanthi.wordpress.com/2008/07/16/apa-sih-ciri-ciri-orang-batak/

Rabu, 02 Maret 2011

APLIKASI MATEMATIKA/STATISTIKA DALAM ILMU PSIKOLOGI

Matematika adalah ilmu yang berkaitan erat dengan penghitungan dan angka-angka.Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagiamana cara merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, mempresentasikan data Sedangkan, Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia,karakteristik, perilaku, mental serta perkembangannya.
Matematika dengan psikologi sangatlah berhubungan dan saling berkaitan. Matematika selalu dibutuhkan dan digunakan untuk berbagai ilmu, maka psikologi juga menerapkan ilmu matematika dalam pengerjaannya.Sebagai contoh nya dalam penerapan ilmu statistika serta kuisoner,dan dalam kasus tes IQ.
Tes-tes dalam psikologi juga dapat dibuktikan dalam penalaran ilmu matematika.
Menurut Good.Et.Al (1990), tingkah laku manusia yang dipengaruhi oleh rangsangan “stimulus”, dapat diperhatikan dan diukur. Jadi, hal seperti inilah yang membuat aplikasi statistika sangat dibutuhkan dalam bidang psikologi.
Statistika ini merupakan ilmu yang banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik itu kehidupan sosialnya maupun ilmu yang harus diterapkan untuk mengetahui manusia tersebut, dari berbagai sudut pandang pada psikologi. Dalam praktek-praktek atau tes-tes psikologi seperti psikotes statistika juga digunakan untuk melihat hasil dalam bentuk angaka . Statistika juga merupakan hitungan untuk mendapatkan kuantitatif dalam membuat skala psikologi setelah melakukan tes psikologi hasil yang didapat setelah tes, diakumulasikan dengan sebelum tes. Contoh kasusnya adalah seorang psikolog akan mengukur sikap seseorang terhadap game online pada saat ini, setelah itu psikolog akan membuat alat ukurnya berupa pertanyaan-pertanyaan yang berbentuk angket, misalnya “apakah anda setuju dengan berkembanganya game online pada saat ini ?” jawaban yang ada pada angket tersebut contohnya “ya, karena……” “tidak, karena…”, setelah itu angket tersebut disebarkan pada lingkungan tertentu misalkan dilingkungan kampus. Setelah itu lalu kita kumpulkan data tersebut dan analisa hasilnya, setelah itu kita simpulkan hasil dari angket yang telah disebarkan tadi dengan menggunakan ilmu statistika.
Matematika selalu berkembang,kini matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang, termasuk ilmu alam, teknik, kedokteran/medis, dan ilmu sosial seperti ekonomi, dan psikologi.
Contoh dimana ilmu matematika bisa di aplikasikan ke dalam ilmu psikologi. Dan ilmu matematika yang akan di bahas adalah mengenai Himpunan.
Dalam matematika, himpunan adalah segala koleksi benda-benda tertentu yang dianggap sebagai satu kesatuan. Dalam himpunan ada Diagram Venn, digunakan untuk menggambarkan hubungan antara himpunan-himpunan. Diagram Venn membantu penggambaran psikologis suatu himpunan/kelompok.Salah satu contoh hubungan matematika dan psikologi berikut, dalam kasus perkembangan anak

SUMBER:WWW.GOOGLE.CO.ID

Jumat, 19 November 2010

BILANGAN BINER

BILANGAN BINER\
-Tugas Awal
1.Carilah bilangan hexadesimal dari (8754)10?
(8754)10-hexadesimal
8754:16 =547=2
574:16=34=3
34:16=2=2
2:16=0

jadi hasilnya : 2232

2.Carilah Bilangan Oktal dari (872)10
(872)10 =oktal
872:8=109=0
109:8=13=5
13:8=1=5
1:8=0

jadi hasilnya : 1550

3.Hitunglah nilai oktal dari (101110111)2
(101110111)2 di kelompokan menjadi 101 110 111
101 punya bilangan 5 oktal
110 punya bilangan 6 oktal
111 punya bilangan 7 oktal

jadi hasilnya 101110111 punya bilangan 567 oktal

-Tugas Akhir

4. Ubahlah (251)8 menjadi bilangan biner.
2 5 1
binernya 010 101 001

jadi hasilnya 010101001

5.( 110101101011)2 menjadi bilangan hexadesimal
( 110101101011)2 di kelompokan menjadi 1101 0110 1011
1101 punya bilngan D hexadesimsal
0110 punya bilangan G hexadesimal
10111 punya bilangan B hexadesimal

jadi hasilnya 110101101011 punya bilangan DGB hexadesimal.

Senin, 15 November 2010

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

E.MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
Pengertian Manusia
Manusia merupakan mahluk individual (pribadi), manusia juga mahluh sosial (berkmasyarakat) dan manusia juga merupakan mahluk pengabdi dalam batasan seorang hamba (religi) artinya adalah manusia itu sendiri sebagai mahluk tuhan. Jika ditinjau dari definisi manusia dari aspek tersebut diatas maka tidak akan terlepas peranan manusia di dunia ini yang mencakup ketiganya secara sederhana namun kompleks. Sehingga dari pernyataan dan definesi tersebutlah dapat disimpulkan bahwa manusia adalah mahluk pembelajar.
Karena manusia pada hakikatnya adalah mahluk pembelajar, maka diperlukan sebuah kontrol sistem dalam sebuah pemainan karakter didunia ini, yaitu tanggung jawab. Tanggung jawab merupaka kesadaran akan setiap sikap dan tingkah laku yang telah dilakukan atau bahkan akan dilakukan, baik sengaja atau tidak di dalam dunia ini, baik secara personal, sosial hingga kejenjang yang lebih tinggi yaitu pengabdian seorang hamba terhadap tuhannya.

Pengertian Tanggung Jawab
Menurut kamus besar bahasa Indonesia Tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab merupakan berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya sebagai kesadaran dan kewajibannya.Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik, atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian dan pengirbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan penyuluhan, keteladanan, dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Seorang mau bertangung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak.lain timbulnta tangung jawab itu karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam.manusia tidak boleh berbuat semuanya terhadap manusia lain dan terhadap alam lingkunganya,manusia menciptakan keseimbangan, keserasian, keselarasan antara sesama manusia dan antara manusia dan lingkungan.
Tangung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia,bahwa setiap manusia pasti dbebani dengan tangung jawab. Apabila ia tidak mau bertangung jawab, maka ada pihak lain yang memaksakan tangung jawab itu.Dengan demikian tangung jawab itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain,Dari sisi pembuat ia harus menyadari akibat perbuatan itu, dengan demikian ia sendiri pula yang harus memulihkan ke dalam keadaan baik. Dari sisi pihak lain, apabila si pembuat tidak mau bertangung jawab, pihak lain yang akan memulihkan baik dengan cara individual maupun dengan cara kemasarakatan.
Apabila dikaji, tangung jawab itu adalah kewajiban ataubeban yang harus dapikul atau dipenuhi sebagai akibat dari pihak yang berbuat,atau sebagai akibat dariperbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian,pengorbanan pada pihak lain. Kewajiban atau beban itu di tujukan untuk kebaikan pihak yang berbuat sendiri,atau pihak lain.Dengan keseimbangan,keserasian,keselarasan antara sesame manusia,antara manusia dan lingkungan,antara manusia dan Tuhan selalu di pelihara dengan baik.
Macam-macam Tanggung Jawab
a. Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengambangkan kepribadian sebagai manusia prbadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan menganai dirinya sendiri menunrut sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral namun manusia juga seorang pribadi. Karena merupakan seorang pribadi manusisa mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri angan angan sendiri sebagai perwujudan dari pendapat perasaan dan angan angan masnusia berbuat dan bertindak.
b. Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan Masyarakat kecil, keluarga terdiri dari suami-istri , ayah ibu dan anak anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkun nama baik keluarga tapi ketangung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan pendidikan dan kehidupan
c. Tanggung jawab terhadap Masyarakat
Pada hakekatnya manusai tidak bisa hidup tanoa bantuan omanusia lain, sesua dengan kedudukannya sebagai mahluk social. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Sehingga mdengan demikian manusia disisni merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat lain agat dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkat lkau dan perbuatannya harus dipertaggung jawabkan kepada masyarakat.
d. Tanggung jawab kepada Bangsa/Negeri
Bahwa setiap manusia adalah warga Negara suatu Negara dalam berpikir, berbuat, bertindak, ertingkah laku manusia terikat oleh norma norma atau ukuran ukuran yang dibuat oleh Negara. Manusia tidak dapat berbuat semuanya sendiri bila perbuatan manusia itu salah maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.
e. Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Sehingga dikatakan tindakan manusia tidak lpas daei hukuman hukuman Tuhan. Yang diruangkan dalam berbagai kitab suco melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukuman hukuman tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan jika perungatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraikan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah perintah Tuhan. Berarti menginggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan terhadap Tuhan sebagai penciptanya. Bahkan untuk memenuhi tanggungjawabnya manusia harus berkorban.

Sumber google.com

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

D. MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu menentukan masa depan seseorang.
Pandangan hidup merupakan pendapat atau pertimbangan(hasil pmikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.Pandangan hidup ini bermanfaat bagi kehidupan individu,masyarakat atau Negara.
Pandangan hidup sering disebut filsafat hidup. Filsafat berarti cinta akan kebenaran, sedangkan kebenaran dapat dicapai oleh siapa saja. Hal inilah yang mengakibatkan pandangan hidup itu perlu dimiliki oleh semua orang dan semua golongan.
Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja,melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus,sehingga hasil pemikiran itu dapat di uji kenyataannya.Hasil pemikiran itu dapat di terima oleh akal,sehingga di akui kebenarannya.Atas dasarini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan,pedoman,arahan,atau petunjuk yang di sebut pandangan hidup.
Biasanya orang akan selalu ingat, taat, kepada Sang Pencipta bila sedang dirudung kesusahan. Namun, bila manusia sedang dalam keadaan senang, bahagia, serta kecukupan, mereka lupa akan pandangan hidup yang diikutinya dan berkurang rasa pengabdiannya kepada Sang Pencipta.
Hal ini disebabkan oleh beberapa factor, antara lain :
1. Kurangnya penghayatan pandangan hidup yang diyakini.
2. Kurangnya keyakinan pandangan hidupnya.
3. Kurang memahami nilai dan tuntutan yang terkandung dalam pandangan hidupnya.
4. Kurang mampu mengatasi keadaan sehingga lupa pada tuntutan hidup yang ada dalam pandangan hidupnya.
5. Atau sengaja melupakannya demi kebutuhan diri sendiri.
Pandangan hidup tidak sama dengan cita-cita. Sekalipun demikian, pandangan hid erat sekali kaitannya dengan cita-cita. Pandangan hidup merupakan bagian dari hidup manusia yang dapat mencerminkan cita-cita atau aspirasi seseorang dan sekelompok orang atau masyarakat.
Pandangan hidup merupakan sesuatu yang sulit untuk dikatakan, sebab kadang-kadang pandangan hidup hanya merupakan suatu idealisme belaka yang mengikuti kebiasaan berpikir didalam masyarakat.
Pandangan hidup yang sudah diterima oleh sekelompok orang biasanya digunakan sebagai pendukung suatu organisasi disebut ideology. Pandangan hidup dapat menjadi pegangan, bimbingan, tuntutan seseorang ataupun masyarakat dalam menempuh jalan hidupnya menuju tujuan akhir.
Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasaikan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
(A) Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
(B) Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norms yang terdapat pada negara tersebut.
(C) Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

LANGKAH-LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BA1K
Manusia pasti mempunyai pandangan hidup walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimana kita memeperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukaan sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya.
pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Adapun langkah-langkah itu sebagai berikut :
(1) Mengenal
(2) Mengerti
(3) Menghayati
(4) Meyakini
(5) Mengabdi

Sumber google.com

MANUSIA DAN KEADILAN

C.MANUSIA DAN KEADILAN
Keadilan adalah pengakuan atas perbuatan yang seimbang, pengakuan secara kata dan sikap antara hak dan kewajiban. Setiap dari kita “manusia” memiliki itu “hak dan kewajiban”, dimana hak yang dituntut haruslah seimbang dengan kewajiban yang telah dilakukan sehingga terjalin harmonisasi dalam perwujudan keadilan itu sendiri. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntuk hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi hak nya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.
Keadilan pada dasarnya merupakan sebuah kebutuhan mutlak bagi setiap manusia dibumi ini dan tidak akan mungkin dapat dipisahkan dari kehidupan. Dimana keadilan memiliki cirri antara lain ; tidak memihak, seimbang dan melihat segalanya sesuai dengan proporsinya baik secara hak dan kewajiban dan sebanding dengan moralitas. Arti moralitas disini adalah sama antara perbuatan yang dilakukan dan ganjaran yang diterimanya. Dengan kata lain keadilan itu sendiri dapat bersifat hukum.
Keadilan dan ketidakadilan tidak dapat di pisahkan dalam kehidupan manusia karena dalam hidupnya manusia menghadapi keadilan/ketidak adilan setiap hari. Oleh sebab itu keadilan dan ketidakadilan,menimbulkan daya kreatifitas manusia. Dan Banyak hasil seni lahir dari imajinasi ketidakadilan.
Keadilan itu sendiri memiliki sifat yang bersebrangan dengan dusta atau kecurangan. Dimana kecurangan sangat identik dengan perbuatan yang tidak baik dan tidak jujur. Atau dengan kata lain apa yang dikatakan tidak sama dengan apa yang dilakukan.
“MACAM-MACAM KEADILAN”
a. KEADILAN LEGAL ATAU KEADILAN MORAL
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya. Dalam masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan menurut sifat dasarnya paling cocok baginya ( the man behind the gun ). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan oleh yang lainnya disebut keadilan legal.
Keadilan timbul karena penyatuan dan penyesuaian untuk member tempat yang selaras kepada bagian-bagian yang membentuk suatu masyarakat. Keadilan terwujud dalam masyarakat bilamana setiap anggota masyarakat melakukan fungsinya secara baik.
Ketidakadilan terjadi apabila ada campur tangan terhadap pihak lain yang melaksanakan tugas-tugas yang selaras sebab hal itu akan menciptakan pertentangan dan ketidak keserasian.
b. KEADILAN DISTRIBUTIF
Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally).
c. KEADILAN KOMUTATIF
Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.Bagi Aristoteles pengertian keadilan ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.
d. KEJUJURAN
Kejujuran atau jujur artinya apa-apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakan sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan, yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur berarti juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir melalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam hati nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat.
e. KECURANGAN
Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hari nuraninya atau, orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha. Kecurangan menyebabkan orang menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya, dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita. Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan.
Ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya, ada 4 aspek yaitu aspek ekonomi, aspek kebudayaan, aspek peradaban dan aspek teknik. Apabila keempat asepk tersebut dilaksanakan secara wajar, maka segalanya akan berjalan sesuai dengan norma-norma moral atau norma hukum. Akan tetapi, apabila manusia dalam hatinya telah digerogoti jiwa tamak, iri, dengki, maka manusia akan melakukan perbuatan yang melanggar norma tersebut dan jadilah kecurangan.
Kecurangan pada dasarnya merupakan penyakit hati yang dapat menjadikan orang tersebut menjadi serakah, tamak, rakus, iri hati, matrealistis serta sulit untuk membedakan antara hitam dan putih lagi dan mengkesampingkan nurani dan sisi moralitas.
Ada beberapa faktor yang dapat menimbulkan kecurangan antara lain ;
1. Faktor ekonomi
2. Faktor Peradaban dan Kebudayaan
3. Teknis
f. PEMULIHAN NAMA BAIK
Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menajaga dengan hati-hati agar namanya baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagi orang/tetangga disekitarnya adalah suatu kebanggaan batin yang tak ternilai harganya. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan. Atau boleh dikatakan bama baik atau tidak baik ini adalah tingkah laku atau perbuatannya. Yang dimaksud dengan tingkah laku dan perbuatan itu, antara lain cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin pribadi, cara menghadapi orang, perbuatn-perbuatan yang dihalalkan agama dan sebagainya.
Pada hakekatnya pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya; bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan ahlak yang baik. Untuk memulihkan nama baik manusia harus tobat atau minta maaf. Tobat dan minta maaf tidak hanya dibibir, melainkan harus bertingkah laku yang sopan, ramah, berbuat darma dengan memberikan kebajikan dan pertolongan kepaa sesama hidup yang perlu ditolong dengan penuh kasih sayang , tanpa pamrin, takwa terhadap Tuhan dan mempunyai sikap rela, tawakal, jujur, adil dan budi luhur selalu dipupuk.

Sumber google.com